Habib Rizieq Akan Gelar Aksi Simpatik, Polda Metro Jaya Kerahkan Ribuan Personel Amankan Sidang Ahok

shares

Arahkompas.com - Polda Metro Jaya akan menambah jumlah personel untuk amankan sidang terdakwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok besuk, Selasa, (25/4/2017).

Hal tersebut terkait rencana Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab untuk menurunkan masa dengan skala yang besar.

Aksi yang dijuluki aksi Simpatik Kepung Sidang Ahok ini digadang-gadang untuk memberi support terhadap hakim agar tetap menjaga independensi saat menjatuhkan hukuman dengan memvonis lebih dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Hubungan Msyarakat Polda Metro Jaya,  Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan selain akan menambahkan pasukan, ia juga tegaskan bahwa tidak ada yang bisa intervensi terhadap hukum.
Habib Rizieq Shihab
“Tetep kita melakukan pengamanan sesuai SOP, yang tentunya kalau massa semakin banyak kita akan ada pasukan cadangan yang kita siapkan. Pola pengamanan tetap sama cuma penambahan pasukan, ribuanlah kita siapkan,” kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Senin, (24/4/2017).

“Semua kan ada aturannya masing-masing hakim dan jaksa punya aturan kita ikuti saja aturan mereka,” lanjut Argo.

Mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur ini juga menyebut, untuk pengerahan massa ke sidang tetap harus ada pemberitahuan terlebih dahulu kepada Polisi.

“Biasanya selama ini H-1, H-2, sudah ada pemberitahuan ke Polda sebelum sidang , nanti saya cek dulu,” pungkasnya.

Seperti diketahui, sepanjang digelar sidang dugaan penodaan agama terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) baik masa pro dan kontra Ahok selalu datangi lokasi persidangan untuk mengawal langsung jalannya persidangan.

Dalam agenda tuntutan, JPU menyatakan Ahok terbukti secara sah melanggar Pasal 156 KUHP tentang penodaan agama. Untuk itu, jaksa meminta majelis hakim menjatuhkan hukuman terhadap Ahok 1 tahun pidana dengan masa percobaan selam 2 tahun. (POS)

Related Posts