Menyedihkan, Politisi Pendukung Ahok Tidak Matang

shares


Arahkompas.com-Calon wakil gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno mengatakan, pemberian sembako oleh sejumlah orang dan meminta untuk memilih pasangan calon tertentu merupakan bagian dari politik uang atau disebutnya politik sembako.

“Sudahlah, masyarakat juga nggak mau juga demokrasi kita dicederai dengan money politics, stop doing that,” kata Sandiaga, Kamis (6/4).

Lebih baik, kata Sandiaga, pasangan calon kembali fokus pada program yang ditawarkan kepada masyarakat.
“Yuk, fokus di program-program itu aja, jangan kita terus menggunakan (politik uang) dan kembali lagi ke 20, 30 tahun yang lalu,” ujarnya.

Sandiaga mengaku, sedih melihat adanya politik uang dan pembagian sembako yang bahkan disiarkan di televisi yang diduga dilakukan pendukung atau tim dari pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut dua, Ahok-Djarot.

“Sedih kami melihatnya, menunjukkan bahwa tidak matangnya politisi yang bergabung mendukung paslon dua, melakukan kampanye yang justru memecah belah kita,” ungkapnya.

Pihaknya, tambah Sandiaga, telah mengintruksikan kepada tim dan pendukung untuk tidak melakukan hal serupa.

“Jangan ngikutin seperti itu. Itu sangat sangat menurut saya tahun 80-an banget deh, kita kan sudah tahun 2017 sekarang,” pungkasnya. [dem] RMOL

[RMOL]

Related Posts