Netizen Kecam Iklan Kampanye Berbau Rasis, Tagar #KampanyeAhokJahat Jadi Trending Topik

shares


Arahkompas.com - Sebuah video kampanye pasangan calon Gubernur DKI Jakarta nomor dua, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) - Djarot Saiful Hidayat menuai kecaman luas.

Publik sosial media mengecam video kampanye yang diposting akun resmi twitter Ahok pada 8 April kemarin.

Dalam penggalan awal, video kampanye petahana Jakarta tersebut menggambarkan sebuah kerusuhan rasial, di kota Jakarta, kota yang dipimpinnya. Kejinya, kerumunan orang yang melakukan kerusuhan digambarkan berpeci, bersarung, berbaju koko, bersorban, dan berjubah putih. Sementara korbannya beretnis Tionghoa.

Sontak netizen ramai-ramai mengecam video iklan kampanye rasis ini. Tanda pagar (tagar) #KampanyeAhokJahat pun menduduki Trending Topik di jagad twitter.

"katanya gak boleh sara, dia sendiri sara. Dasar maling teriak maling #kampanyeahokjahat," kicau akun @zakkiman.

"hampir seabad kita hidup rukun damai aman sentosa, sejak ada @basuki_btp yg mulutnya kasar, arogan, gag tau diri jd rusuh #KampanyeAhokJahat," cuit netizen @nikmah_niknik.

"Kampanye yang luar biasa tidak mendidik & mendiskreditkan umat Islam #KampanyeAhokJahat," ujar @kukuhhar.

"Ada yang mulai panik takut kehilangan suara, bikin video kampanye rasis banged #KampanyeAhokJahat," kicau akun @tuadijalan8.

"Taktik yang sama dilakukan Yahudi pada peristiwa Holocaust, menebar rasa benci dan rasa takut. #KampanyeAhokJahat," kata netizen @tatoogar6789.

"Justru @basuki_btp perusak kebinekhaan di negeri ini. #KampanyeAhokJahat," komen @HarlyYudha.

"Ahok...jangan buat iklan tolol begitu. Orang punya ide iklan kampanye ini jelas kampungan rasis


dan sama sekali punya intelectual sense. Mungkin kebanyakan minum arak jadi mabok...," ujar Bang Boim.

Related Posts