Adsense Header

MUI: Permasalahan LBGT Sudah Sangat Mengkhawatirkan

Arahkompas.com - Terungkapnya pesta seks kaum gay oleh jajaran Polres Metro Jakarta Utara, menurut Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), merupakan indikator bahwa jumlah dan aktivitas kalangan non-heteroseksual sudah sangat mengkhawatirkan.
MUI: Permasalahan LBGT Sudah Sangat Serius

"Ini menunjukan bahwa masalah homoseksual tidak bisa dianggap lagi menjadi masalah sederhana, dan perlu mendaat perhatian yang sangat serius dari semua pihak, khususnya dari pemerintah, tokoh agama dan masyarakat," ujar Zainut Tauhid Sa'adi saat dihubungi Tribunnews.com.

Dari pengungkapan yang dilakukan di sebuah tempat bernama Atlantis di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara pada malam tadi, Minggu (21/5), Polisi mendapati ratusan orang peserta pesta seks, berikut dengan alat-alat bantu seksual.

Wakil Ketua MUI menyebut pengungkapan itu juga menunjukan bahwa banyaknya jumlah kalangan non-heteroseksual, juga sudah menjadi ladang bisnis yang menggiurkan. Perlu dikhawatirkan juga ada kelompo tertentu yang berharap pasar tersebut semakin luas.

Orientasi non-heteroseksual, bukanlah sesuatu yang dibenarkan dalam ajaran Islam. Zainut Tauhid Sa'adi menyebut MUI sudah mengeluarkan fatwa pada 2014 lalu, tentang Lesbian, Biseksual, Gay dan Transgender (LBGT), yang tidak dibenarkan, dan harus dibina oleh semua pihak.

"Para tokoh agama hendaknya semakin sering memberikan pencerahan kepada umatnya tentang pentingnya hidup dengan perilaku seks yang sehat dan bertanggung jawab sesuai dengan ajaran agama," ujarnya.

"Serta menjelaskan tentang bahayanya hidup dengan perilaku seks yang menyimpang. Demi menyelamatkan peradaban hidup umat manusia. Saya yakin dan percaya bahwa semua agama mengajarkan kepada pemeluknya untuk berperilaku seks yang sehat dan bertanggung jawab," katanya.

MUI juga mendukung aparat penegak hukum untuk memberantas aktivitas-aktivitas LBGT, jika memang aktivitas tersebut jelas-jelas melanggar aturan yang ada. (TRI)

Subscribe to receive free email updates: