Adsense Header

Hutang Rp 39 Triliun Pemerintah ke Pertamina Bayarnya Dicicil, Cash Flow Pertamina Terganggu

Arahkompas.com - Utang pemerintah kepada PT Pertamina sebesar Rp 39 triliun masih belum terbayarkan.

Coorperate Secretary Pertamina, Syahrial Mochtar mengatakan tahun ini pemerintah berkomitmen untuk membayar Rp 5 triliun terlebih dulu.

"Saat ini kita terus berkomunikasi dengan pemerintah untuk secara bertahap membayar Pertamina, supaya kita lebih sedikit leluasa dalam pengelola cash flow," ungkap Syahrial saat ditemui kawasan Jakarta Pusat, Senin (19/6/2017).

Utang tersebut terkait dengan pembayaran biaya subsidi BBM, LPG, dan bahan bakar untuk TNI.

Jika piutang ini tidak terselesaikan maka dikhawatirkan akan mengganggu proyek-proyek pertamina karena memiliki nominal yang cukup besar.

"Jujur untuk utang-piutang seperti itu, impactnya kepada cash flow, dan perusahaan fee cash flow agak penting," tutur Syahrial.

Pertamina pun belum bisa memastikan kapan pemerintah akan melunasi utang tersebut, namun Pertamina mengaku terus menjalin komunikasi untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

Permasalahan ini pun ditangani langsung oleh Direktur Utama Pertamina Elia Massa Manik dan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

"Kita tetap komunikasi untuk itu. Pak dirut langsung komunikasi dengan ibu menkeu dan beliau lakukan itu bagus," kata Syahrial. (TRI)

Subscribe to receive free email updates: