Adsense Header

Komnas HAM Nilai Wiranto Terkesan Biarkan Kegaduhan Berlanjut Tanpa Solusi

Arahkompas.com - Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai heran atas sikap Menko Polhukam, Wiranto yang  Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto yang mempertanyakan langkah Komnas HAM menindaklanjuti laporan Presidium Alumni 212.

Menurut Pigai, jika Komnas HAM dianggap membawa pesan pribadi seharusnya Wiranto yang diwakili Sekretaris Menkopolhukam, tak perlu menerima mereka dalam pertemuan yang digelar Jumat (9/6) lalu.

"Loh, Ngapain terima kami kalau pribadi," tanya Pigai melalui pesan singkatnya, Minggu (11/6).

Pigai menjelaskan, ia tidak sendiri mendatangi kantor Kemenko Polhukam dua hari lalu.

"Kami kirim surat resmi berkop Garuda, tidak hanya saya sendiri tetapi kami lima orang anggota komisioner Komnas HAM yang pertemuan resmi dengan seluruh lembaga/instansi pemerintah," paparnya.

Menurutnya, sikap Wiranto seperti itu menunjukkan tipe pemimpin yang tidak mau menyelesaikan masalah bangsa. Bahkan terkesan membiarkan kegaduhan berlanjut tanpa solusi.

Ia pun mengibaratkan sikap Wiranto sama dengan sebagian anggota Komnas HAM yang menyatakan tindakannya bersifat pribadi dan ancam bawa ke kode etik.

"Nyatanya ancaman kode etik tidak dilaksanakan pada sidang paripurna awal Juni ini karena saya benar benar bekerja profesional dan bekerja prosedur sesuai dengan kewenangan," tegas Pigai yang juga ketua Tim Penanganan Kasus Makar. (RMOL)

Subscribe to receive free email updates: