Adsense Header

LAGI-LAGI CHINA! Jonan Rayu China Tingkatkan Investasi Migas di Indonesia

Arahkompas.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan mendorong sejumlah perusahaan China untuk meningkatkan investasinya di sektor minyak dan gas bumi di Indonesia.

"Perusahaan migas China memang masih kurang karena mereka baru 15 tahun melakukan investasi di Indonesia," katanya seperti ditulis Antara Beijing, Jumat (9/6).

Menurut Jonan, hal itu berbeda dengan perusahaan-perusahaan migas dari Amerika Serikat yang sudah cukup lama berinvestasi di Indonesia. "Kalau Chevron yang dulu namanya Caltex atau Exxon sudah cukup lama. Chevron di Duri, Minas, dan Rumbai (Riau) itu sudah 100 tahun di sana. Memang investasinya besar sekali," katanya.

Beberapa perusahaan migas China yang sudah berinvestasi di Indonesia, seperti PetroChina, CNOOC, dan CITIC. "PetroChina sudah investasi di beberapa blok migas kita, CITIC ada di Pulau Seram, CNOOC punya 18 persen di LNG Tangguh, juga ada di Jambi, Tuban, dan sebagainya."

Meski demikian, Jonan menegaskan bahwa pihaknya tidak memberikan prioritas kepada perusahaan dari negara tertentu untuk investasi di sektor migas Tanah Air. "Kita tidak pilih kasih. Mau Jepang, Amerika, China. Saya sudah berkunjung ke Jepang, sekarang China, Mungkin setelah Idul Fitri akan ke Amerika untuk berbicara dengan Conoco Philip, Exxon, dan Chevron juga ke Eropa dengan BP, Total dan Italia," ujarnya.

Seperti diketahui, Jonan berada di Beijing menghadiri Konferensi Tingkat Menteri tentang Energi Bersih (CEM) di Beijing yang diikuti menteri dan pejabat tinggi dari 24 negara.

Dalam CEM kedelapan tersebut, Jonan mendapat kesempatan mengadakan pertemuan bilateral dengan China selaku tuan rumah. (MER)

Subscribe to receive free email updates: