Adsense Header

MASYA ALLAH! Video Lelaki yang Meninggal Dalam Sujud Shalat Isya Ini Bikin Merinding

Arahkompas.com - “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan,” (Q.S Ali Imran: 185).

Meninggal dunia dalam keadaan khusnul khotimah tentu didambakan bagi semua umat muslim. Apalagi dalam keadaan beribadah menunaikan salat pada bulan ramadan.

Salah satu kejadian meninggalnya seorang jemaah salat isya di Masjid Al Ittihad, Tebet, Jakarta Selatan. Kejadian itu terekam di sebuah CCTV Masjid tersebut. Jemaah pria yang mengenakan kemeja biru dan dalam barisan salat terlihat sujud terus menerus sampai rakaat terakhir. Sementara jemaah salat lainnya baru tersadar dan mencoba membangunkan pria itu, namun ternyata sudah dalam keadaan meninggal dunia.

“Tadi saat salat isya di Masjid Raya Al Ittihad, ada seorang jemaah pria sedang sujud salat Isya meninggal. Dia warga Tebet Mas, usia sekitar 50 tahun. Nikmat sekali meninggal dalam keadaan khusnul khotimah. Semoga kita nanti menghadap Allah SWT juga dalam keadaan khusnul khotimah. Amiin..,” ucap salah satu petugas Masjid Al Ittihad, Lukmanul Hakim di lokasi.

Lukman memaparkan, bahwa pria yang meninggal itu rencananya ingin berangkat umrah bersama keluarganya ba’da salat subuh nanti. Namun takdir berkata lain, pria itu dipanggil Allah SWT lebih dahulu sebelum berangkat ke tanah suci Makkah.

“Almarhum sebenarnya esok subuh mau berangkat umrah bersama 6 orang keluarganya,” ungkap Lukman.

Lebih jauh Lukman memaparkan bahwa banyak saksi yang melihat langsung kematian pria tersebut. Jemaah salat yang ada di samping almarhum sempat melihat pria itu pada rakaat kedua sempat berdiri dan terjatuh di shaf (barisan) salat.

“Kata jemaah (saksi) di sampingnya, saat rakaat ke dua salat isya, beliau (almarhum) berdiri terjatuh. Lalu imam salat tahiyat awal masih ikut duduk. Saat rakaat ke tiga beliau tidak ikut berdiri tapi tetap salat dengan duduk. Nah, saat sujud rakaat ke tiga beliau ikut sujud dan tidak bangun-bangun,” papar Lukman.

Jemaah lainnya sempat memberikan pertolongan kepada almarhum untuk dilakukan pertolongan pertama.

“Begitu rakaat ke empat selesai, baru dibantu jemaah lain, dibangunkan dan ditelentangkan dengan dikendorin pakaiannya serta di tekan-tekan perutnya. Ternyata pupil matanya sudah putih. Innalillahi wa innailaihi rojiuun,” tutup Lukman.

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam,” (Q.S Ali Imran: 102) (IM)

Subscribe to receive free email updates: