Adsense Header

Nekat Buka Warung di Siang Ramadan, Pedagang Nasi Bungkus Ditangkap

Arahkompas.com - Polisi Syariah Kota Banda Aceh menangkap Ms (60), penjual nasi bungkus yang berdagang di siang hari Ramadan. Ms ditangkap saat melayani pembeli di Simpang AMD, Gampong Lamdom, Kecamatan Luengbata, Banda Aceh, Selasa (6/6) sekira pukul 10.30 WIB. Saat itu, S (29) pembeli hendak pulang.

"Jadi saat kami cegat, ada 10 bungkus nasi dalam tas," kata Kabid Penegakan Syariat Satpol PP dan WH Kota Banda Aceh, Evendi A. Latif.

Ms sehari-hari berjualan di warung kelontong. Saat digerebek, Ms sempat tidak kooperatif dan hendak melawan petugas. Sedangkan S tak berkutik.

Sementara puluhan warga setempat berkumpul di depan kios Ms. Suasana pun sedikit memanas. Salah seorang anggota keluarga Ms keluar dan mengusir warga. Sehingga anggota Polsek Luengbata datang ke lokasi untuk menjemput kedua pelaku dibawa ke Mapolsek dan mengamankan lokasi.

Pemilik kios tersebut ternyata sudah pernah ditangkap bulan Ramadan yang lalu atas kasus yang sama. Bulan puasa kali ini, Ms kembali berjualan siang hari selama puasa dan nasi itu dibandrol Rp 20 ribu per bungkus.

"Memang sudah beberapa hari kami intai. Hari ini sejak pukul 09.00 WIB sudah kami intai, baru pukul 10.30 WIB kami tangkap," jelasnya.

kedua pelaku dijerat dengan Qanun Nomor 11 Tahun 2002 tentang Aqidah, Ibadah dan Syiar Islam. Ancaman hukuman bagi penyedia barang enam kali cambuk atau kurungan badan satu tahun dan denda Rp 1 juta. Sedangkan pembeli hanya terancam hukuman 3 kali cambuk.

"Mereka dijerat dengan pasal 10 Jo 22 Qanun Nomor 11 Tahun 2002. Memang kalau pelanggaran di bulan Ramadan ringan. Apakah ditahan atau tidak, nanti kami akan konsultasi dulu," tutupnya. (MER)

Subscribe to receive free email updates: