Adsense Header

Tampak Keki, Inilah Reaksi Polisi soal Pertemuan Habib Rizieq dengan Amien Rais dan PKS


Arahkompas.com - Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab bertemu dengan sejumlah politisi, seperti mantan Ketua Umum PAN Amien Rais, Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri, dan anggota DPR dari PKS, Jazuli Juwaini. Pertemuan itu berlangsung di Arab Saudi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menanggapi pertemuan Rizieq dengan sejumlah politisi itu. Dia tak mampu mempermasalahkan pertemuan itu, meski Habib Rizieq masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) atau buronan polisi setelah dijadikan tersangka.

Argo juga enggan menanggapi soal rencana penangkapan terhadap Habib Rizieq Shihab. Saat ini, polisi sedang mengurus penyidikan sambil menunggu Rizieq pulang ke Tanah Air.

"Enggaklah, ngapain (ditangkap). Nunggu balik aja. Karena dia enggak pulang-pulang, kami (fokus) selesaikan dulu berkasnya," tutur dia.

Polisi juga sementara ini tidak berencana memeriksa mereka yang bertemu Rizieq di Arab Saudi, seperti Amien Rais, Salim Segaf, dan Jazuli. Padahal, mereka yang mengetahui keberadaan Habib Rizieq semestinya memberitahukan ke polisi lantaran pemimpin FPI itu berstatus sebagai buron.

"Nanti aja itu, ya. Kita belum ke sana, ya. Kita enggak urusin itu, penyidikan saja ya," Argo menandaskan.

Kriminalisasi Habib Rizieq Shihab ini mencuat pada akhir Januari 2017. Dalam kasus ini, polisi menetapkan Habib Rizieq sebagai tersangka.

Habib Rizieq yang tak kunjung muncul pasca-penetapan tersangka ini pun dimasukkan dalam daftar pencarian orang (DPO). Polisi sempat mengajukan permohonan red notice untuk Habib Rizieq yang kemudian ditolak mentah-mentah oleh interpol.

Habib Rizieq dijerat Pasal 4 ayat 1 juncto Pasal 29 dan atau Pasal 6 juncto Pasal 32 dan atau Pasal 9 juncto Pasal 35 Undang-Undang RI Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dan diancam hukuman di atas lima tahun penjara.

Subscribe to receive free email updates: