Adsense Header

Tentang Persekusi yang Ramai Saat Ini, Politisi Gerindra Minta Polri Tak Berat Sebelah

Arahkompas.com - Anggota Komisi III DPR Sufmi Dasco Ahmad meminta aparat Kepolisian profesional dan adil dalam menyikapi apa yang disebut persekusi.  Dalam menjalankan tugas, Polri katanya harus mengacu pada KUHP dan perundang-undangan pidana Indonesia lainnya, bukannya mengikuti opini sebagian orang.
Image result for persekusi smp

Menurutnya, beberapa kasus yang belakangan terjadi di Jakarta tidak tergolong persekusi. "Sebab tidak ada sentimen kebencian rasisme," ujarnya melalui pesan singkat, Sabtu (3/6).

Dasco menerangkan, dalam rumusan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)  persekusi diartikan sebagai pemburuan sewenang-wenang terhadap seorang atau sejumlah warga dan disakiti, dipersusah, atau ditumpas. Sementara di dunia internasional yang dimaksud dengan persekusi selalu dikaitkan dengan sentimen kebencian rasisme.

Nah, orang yang didatangi ramai-ramai oleh warga dalam beberapa kasus kemarin  bukan karena identitas rasnya, melainkan dikarenakan perbuatannya yang menyinggung pribadi orang lain.

Jikapun terjadi pelanggaran hukum, lanjut Dasco, tuduhan yang dapat dikenakan adalah pidana biasa seperti penganiayaan sebagaimana diatur Pasal 351 sampai 355 KUHP. Atau, perbuatan tidak menyenangkan sebagaimana diatur Pasal 368 KUHP.

Namun, sampai saat ini tidak ada istilah tindak pidana persekusi dalam hukum positif Indonesia. "Tetapi istilah persekusi terlalu seram dan terlalu berlebihan jika dikaitkan dengan kasus-kasus di Jakarta," tegas Dasco.

Politikus Partai Gerindra itu menambahkan, yang paling penting Polri saat ini bersikap adil dalam menegakan hukum. Jangan kasus penggerudukan disikapi dengan gerak cepat tapi kasus dugaan makar, menyatakan suatu daerah akan merdeka, ataupun kasus dugaan ancaman pembunuhan terhadap  Wakil Ketua DPR Fadli Zon, sangat lambat diusut.

"Polri tidak boleh berat sebelah, hanya menindak pihak tertentu tetapi membiarkan pelanggaran hukum yang dilakukan pihak lain," pungkas Dasco. (JAW)

Subscribe to receive free email updates: