Adsense Header

AS Cabut Larangan Laptop untuk Penerbangan Asal Dubai

Pada Maret lalu, larangan membawa laptop dan perangan elektronik berukuran besar dalam kabin pesawat mulai diberlakukan untuk penerbanan langsung menuju Amerika Serikat (AS) dari 10 bandara di sejumlah negara Timur Tengah.

Belakangan, hari Minggu (2/7/2017) kemarin, pemerintah AS mulai melonggar dengan mencabut larangan tersebut, khusus bagi maskapai Etihad dari Abu Dhabi, Dubai.

Etihad merupakan satu-satunya maskapai yang mengoperasikan penerbangan direct flight dari Abu Dhabi menuju Negeri Paman Sam, yakni sebanyak 45 penerbangan tiap pekan.

Juru bicara Department of Homeland Security AS, David Lapan, mengatakan bahwa alasan pencabutan larangan itu berkenaan dengan langkah-langkah ekstra untuk pengamanan penumpang yang telah diterapkan di bandara Abu Dhabi International Airport.

"Penumpang kini bisa membawa PED (perangkat elektronik pribadi) ke kabin dalam penerbangan langsung ke AS," kicau Lapan lewat Twitter.

Sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Reuters, Senin (3/7/2017), larangan membawa perangkat elektronik dalam penerbangan langsung ke AS dari negara-negara Timur tengah selama ini mencakup gadget berukuran lebih besar dari smartphone, seperti laptop dan kamera yang dikhawatirkan bisa disisipi bom oleh teroris.

Selain  Abu Dhabi, negara lain yang ikut terkena imbas larangan itu adalah Mesir, Maroko, Yordania, Arab Saudi, Uni Arab Emirat, Kuwait, Qatar, dan Turki.

Subscribe to receive free email updates: