Adsense Header

FPI Diundang Hadiri HUT Kopassus, Netizen Singgung Banser & Ansor Tidak Boleh Dengki Karena Tidak Diundang


Arahkompas.com - Memperingati Hari Ulang Tahun ke 65, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurtmantyo memberikan apresiasi kepada pasukan yang telah menorehkan prestasi atas nama Indonesia di mata dunia, seperti keberhasilan operasi Woyla di Bangkok Thailand dan pembebasan sandera di Kapal Motor Sinar Kudus termasuk pembebasan sandera di Papua.

“Ketika sang merah putih dan negara memanggil, setiap prajurit Kopassus rela mengorbankan jiwa dan raganya,” sambut Panglima dihadapan para tamu undangan yang dilaksanakan di Daerah Latihan Komando Situlembang, Bandung, Jawa Barat. Senin (10/7/2017).

Di deretan tamu undangan yang berada di paddock yang memang khusus disediakan, tampak ada yang berebda pada barisan depan tamu undangan.



Diantara para prajurit yang mengenakan baju seragam PDH Militer, tampak seorang memakai baju putih dan mengenakan baret putih, setelah di lihat secara seksama, ternyata pria muda yang duduk bersama dengan prajurit, ternyata seorang anggota Front Pembela Islam alias FPI.

Undangan khusus ini rupanya memang diperuntukkan bagi Anggota FPI yang selama ini memang dikenal dekat dengan Panglima TNI yang sejak aksi bela islam mulai semakin rapat untuk saling membantu, bahkan beberapa kali aksi yang dilakukan, banyak anggota TNI turut serta memberikan makanan milik mereka, salah satu contohnya ketika para anggota TNI mendapat penugasan menjaga jalannya aksi, di Mabes Polri ketika pemeriksaan terhadap Habib Rizieq Syihab beberapa waktu lalu.



Rupanya hal ini menjadi sebuah perhatian penuh dari netizen yang selama ini mengakui tindakan dan kebijakan yang diambil oleh Gatot Nurtmantyo selama menjabat sebagai Panglima TNI. Dimana kedekatan dan kebersamaan dengan umat muslim dan khususnya FPI dan alumni bela islam yang semakin harmonis.

Bahkan beberapa akun menyindir salah satu ormas islam lainnya agar tidak merasa iri atau dengki karena tidak mendapatkan undangan menghadiri HUT salah satu pasukan khusus milik TNI. Dan yang dimaksud sudah tentu ormas bernama Banser yang selama ini sangat getol untuk meminta agar FPI dibubarkan, melalui ketua mereka Yaqut Cholil Qoumas.

Subscribe to receive free email updates: