Adsense Header

GEGER! Bankir Ini Ungkap Ada 'Pemain Lama' di Balik Penyegelan Gudang Maknyuss

Arahkompas.com - Taro Snack, Mie Kremez, dan Beras Maknyuss

Tiba-tiba ada penggerebekan dan penyegelan produsen beras Maknyuss oleh polisi dan satgas mafia pangan. Berbagai tuduhan dilontarkan. Penumpasan mafia pangan itu penting, tapi menjaga akal sehat jauh lebih penting. Sudah banyak klarifikasi dan penjelasan yang lebih masuk akal dari para ahlinya. Karena saya bukan ahlinya, jadi agak kagok untuk bicara hukum.

Sebagai bankir, saya lebih suka menyampaikan beberapa fakta produsen beras cap Maknyuss sehingga layak diberikan pembiayaan :

1. Brand owner Beras Maknyuss adalah perusahaan yang sama dengan pemilik merk Taro Snack (chiki favorit saya sejak kecil), Mie Kremez, dan Bihun Cap Ayam 2 Telor, yaitu group usaha PT. Tiga Pilar Sejahtera Food, Tbk, selanjutnya kita sebut TPS Food.

2. Pendiri TPS Food adalah Tiga orang anak muda di tahun 1992, mereka adalah Joko Mogoginta, Budhi Istanto, dan Priyo Hadisusanto yang diilhami generasi pertama Tan Pia Sioe sebagai perusahaan bihun kering cap Cangak Ular sejak 1959. Saat ini Joko Mogoginta menjabat sebagai Direktur Utama TPS Food.

3. Meskipun Anton Apriyantono Mantan Menteri Pertanian dari PKS itu adalah Komisaris Utama PT. Tiga Pilar Sejahtera Food, Tbk (TPS Food), tapi ia bukan pemilik perusahaan, hanya komisaris independen yang diangkat karena keilmuannya di bidang pertanian dan pangan. Selain Anton, Bondan "Maknyuss" Winarno pun diminta untuk menjadi Komisaris karena namanya sangat identik dengan makanan enak dan itu penting untuk marketing.

4. Aksi korporasi TPS Food yang memilih Anton dan Bondan sangat cerdas. Anton sangat dibutuhkan untuk menjaga aspek supply, proses, dan kualitas produk. Bondan berfungsi sebagai brand ambassador sekaligus endorser yang mampu menjadi injektor produk ke pasar yang sudah dikuasai pemain tertentu. Harus diketahui, core business TPS Food awalnya bukan beras.

5. TPS Food sejak 1992 hanya memproduksi bihun dan mie kering, Mulai masuk ke bisnis beras baru pada tahun 2010 dan 2011 yang ditandai dengan akuisisi sebuah pabrik penggilingan beras, kemudian dibentuk anak usaha baru bernama PT. Indo Beras Unggul (IBU) yang minggu ini heboh di pemberitaan.

6. Di tahun 2011 TPS Food membeli merek Snack "TARO" beserta fasilitas produksinya dari PT. Unilever Indonesia, Tbk. Harap diketahui merk TARO bertahan menyabet gelar Indonesia Best Brand Award hingga sekarang.

7. TPS Food pernah mendapatkan pembiayaan dari Bank Syariah, selain itu mereka juga melakukan aksi korporasi dengan menerbitkan Sukuk Ijarah (obligasi syariah) sebagai sumber pendanaan perusahaan.

8. Sebagai bahan analisa awal, indikator APEL TPS Food adalah sebagai berikut :
Asset : Rp. 9.2 Trilyun, Penjualan : Rp. 6,5 Trilyun, Ekuitas : 4,2 Trilyun, Laba tahun berjalan : Rp. 719 Milyar. (bagi yang pernah belajar financial literacy, anda bisa menghitung 10 indicator keuangan lainnya dari 4 data di atas).

9. Sebagai perusahaan Tbk, Saham TPS Food sudah dijual ke publik. TPS Corpora hanya memiliki saham 20%, 36,95% dimiliki masyarakat, sisanya telah dibeli JP Morgan, Morgan Stanley, Primanex Ltd, dan lain lain.

10. Dari total penjualan TPS Food Rp.6,5 Trilyun, penjualan beras menyumbang Rp. 4,011 Trilyun atau 61,28% dari total penjualan. Meskipun baru 7 tahun memasuki industri beras, komoditas ini ternyata sudah menjadi cashcow TPS Food.

Model bisnis beras TPS Food adalah “Paddy to Rice”, yaitu mengkonversi padi basah (Gabah Kering Panen/GKP) yang dibeli dari para petani, dikeringkan dan diolah dengan mesin yang modern menjadi beras. Dengan bisnis model ini, TPS Food membedakan dirinya dengan kompetitor lain yang kebanyakan rice milling tradisional kecil dan tersebar di banyak tempat serta kebanyakan mengadopsi bagian kecil dari bisnis model TPS Rice.

Mereka mengklaim sebagai produsen beras terbesar dan modern di Indonesia dengan total kapasitas produksi sebesar 480.000 ton.

Jaminan Kualitas inilah yang membuat mereka berhasil mensupply kebutuhan untuk Restoran terkenal seperti McDonald Indonesia, California Fried Chicken, Richeese Factory, dan Solaria

===========selesai==========

Pelajaran :
Pemain baru yang cepat bersinar harus waspada. Banyak pemain lama yang tidak terima.

(Iman Ni'matullah)

Subscribe to receive free email updates: