Adsense Header

Makanan "Penyelamat" Kapten Tim Voli Putri Saat di Vietnam

Kapten tim nasional (timnas) bola voli Indonesia, Wilda Siti Nurfadilah, mengaku punya bekal khusus selama berada di luar negeri. Bekal berupa makanan itu disebut Wilda sebagai penyelamat.

"Kadang kalau sedang ke luar negeri, suka susah mencari makanan yang cocok. Apalagi besok kami akan try out ke Vietnam," tutur Wilda seusai menjalani latihan di Padepokan Voli Sentul, Bogor, Jawa Barat, Rabu (5/7/2017).

"Saya kurang cocok dengan makanan Vietnam, banyak yang tidak halal juga di sana. Makanya, besok bawa bekal abon dan bubuk cabe supaya makanan saya ada rasa Indonesia-nya," kata Wilda.

Timnas voli putri Indonesia dijadwalkan mengikuti turnamen VTV International Volleyball Cup 2017 di Hai Duong, 8-15 Juli.

Selain bersaing dengan timnas Vietnam, Indonesia juga akan berkompetisi melawan dua tim yunior yakni Vietnam U-18 dan Thailand U-18, dua klub universitas yaitu Beijing Sports University dan Japanese University Team, serta satu klub asal Korea Selatan yakni Suwon Club.

Tahun lalu, Indonesia menuntaskan turnamen VTV International Volleyball Cup dengan menempati peringkat ketiga. Selain itu, spiker Aprilia Manganang juga berhasil meraih gelar pemain terbaik turnamen.

Try out ke Vietnam mendatang akan menjadi salah satu uji coba hasil latihan timnas selama ini. Kendati tidak dibebani target, Wilda dkk diharapkan bisa mendulang kemenangan sebanyak-banyaknya.

"Harapannya bisa banyak menang karena kami perlu menjaga kepercayaan diri. Apalagi, target medali perak pada SEA Games 2017 Kuala Lumpur tidak mudah," ucap Wilda.

Timnas putri diberi target medali perak oleh Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI).

Target ini satu level lebih tinggi dibanding pencapaian timnas pada SEA Games 2015 Singapura. Dua tahun lalu, timnas putri hanya bisa menyumbang medali perunggu.

Subscribe to receive free email updates: